surat untuk ayah
by: matgaal_berambus
Total views: 1550
Word Count: 133
Comment Count: 1
Seorang mahasiswa semester akhir menulis surat kepada ayahnya:
Ayah,
Saya merasa tidak selesa kerana terus menerus menulis surat kepada ayah
untuk meminta wang. Saya merasa malu dan sedih. Saya ingin meminta wang
sebanyak Rm1000 dari ayah, walaupun setiap bahagian tubuh saya
memberontak. Saya meminta dengan tulus dari hati saya yang paling
dalam, ayah maafkan saya.
Salam dari anakanda, Sarip.
p/s
Saya merasa berat hati untuk mengirimkan surat ini, jadi saya cuba
untuk mengejar posmen yang mengambil surat ini dari dalam peti surat.
Saya ingin mengambil kembali surat ini dan membakarnya, kerana surat
ini pasti menyusahkan hati ayah. Saya berdoa dalam hati agar saya dapat
semula surat ini, tapi sudah terlambat.
Beberapa hari kemudian dia menerima balasan surat dari ayahnya yang mengandungi ayat yang ringkas,
Untuk Sarip, "Nak, doamu sudah dimakbulkan. Suratmu tidak pernah ayah terima"
Dari Ayahmu.
About the Author
Rating: 3.00



